Semantic web
Semantic web
adalah sebuah visi, ide atau pemikiran dari bagaimana memiliki data pada web
yang didefinisikan dan dihubungkan dengan suatu cara dimana dapat digunakan
oleh mesin tidak hanya untuk tujuan display, tetapi untuk otomatisasi, integrasi dan
penggunaan kembali data diantara berbagai aplikasi.
Semantic web adalah sebuah web dari data, seperti layaknya sebuah basis data global. PendekatanSemantic web mengembangkan bahasa untuk mengekspresikan informasi dalam bentuk yang dapat diproses oleh mesin (machine processable). Ide dasarnya adalah untuk membawa Web memiliki definisi dan link data sehingga dapat digunakan lebih efektif untuk mencari, otomasi, integrasi dan re-use informasi pada berbagai aplikasi. [W3C].
Semantic web adalah sebuah web dari data, seperti layaknya sebuah basis data global. PendekatanSemantic web mengembangkan bahasa untuk mengekspresikan informasi dalam bentuk yang dapat diproses oleh mesin (machine processable). Ide dasarnya adalah untuk membawa Web memiliki definisi dan link data sehingga dapat digunakan lebih efektif untuk mencari, otomasi, integrasi dan re-use informasi pada berbagai aplikasi. [W3C].
Web
saat ini mendukung dokumen, halaman teks dan gambar yang dirancang untuk
manusia.Semantic web menambah
dukungan untuk basis data, kumpulan informasi yang besar tersusun rapi untuk
diproses oleh mesin.
Semantic web dikembangkan oleh sebuah tim di World Wide Web Consortium. Hingga saat iniSemantic web masih dalam tahap pengembangan dan
penyempurnaan, karena teknologi ini masih baru digunakan dan tim masih
mengembangkan metode masing-masing untuk mengembangkan Semanticweb.
Kemudian
apakah keuntungan menggunakan Semantic web?
Dengan metode tradisional data-data disimpan pada halaman web tersebut sangat
beragam. Sehingga ini masih mungkin digunakan untuk skala pemakai terbatas.
Tetapi jika akan digunakan dalam skala yang luas maka akan menjadi kesulitan,
karena tidak ada sistem yang global yang dapat digunakan untuk
merepresentasikan data dengan cara tersebut yang dapat di proses oleh setiap
pemakai. Sebagai contoh ada informasi mengenai olah raga, cuaca, dan lain lain,
kesemua informasi tersebut masing-masing jumlahnya jutaan dan dibuat oleh
pembuat yang berbeda-beda, yang masing-masing memiliki bahasa dan metode
tersendiri untuk menyimpan informasi tersebut dan kesemua informasi tersebut
ditampilkan dalam halaman HTML, Hal tersebut sangat sulit dilakukan kalau
menggunakan metode tradisional.
Seperti
halaman web biasa yang memiliki layanan seperti mesin pencari, yang
menggabungkan berbagai macam halaman kedalam satu koleksi yang sama. Semantic web juga memiliki hal yang sama,
perbedaanya terletak pada metode pencarian halaman web yang diinginkan. Jika
pada halaman web biasa hanya hanya dapat mencari halaman web yang memiliki
sebuah atau beberapa kata yang menjadi bahan pencarian, sedangkan dalam Semantic web dapat melakukan pencarian dengan lebih
terstruktur, pertanyaan yang spesifik (selama hal tersebut di tulis kedalam
bentuk yang dimengerti oleh mesin).
Semantic web tidak hanya tentang bagaimana
mengajarkan mesin untuk dapat mengerti bahasa manusia atau memproses bahasa
alami dan juga tidak semata-mata untuk membuat sebuah kecerdasan buatan, tetapi
tujuan utama adalah untuk mempermudah mengumpulkan data-data, lebih diutamakan
untuk data yang besar..
Sejarah dan
Perkembangan Web Semantic:
Website atau juga disebut dengan WORLD WIDE WEB (WWW) lahir di
tahun 1989 ketika seorang peneliti CERN (pusat penelitian nuklir Eropa) bernama
Tim Berners-Lee membuat sebuah browser berbasis hyperlink untuk sistem pengakses
tulisan ilmiah di lembaga tersebut. Browser yang sangat sederhana itu pertama
diberi nama WorldWideWeb, tanpa spasi, lalu kemudian berganti menjadi Nexus
untuk menghindari kerancuan dengan istilah WWW. Walaupun sekarang WWW sudah
meraih sukses besar melebihi perkiraan pembuatnya di awal pembuatannya.
Website sejak pemunculannya telah mengalami perkembangan yang
sangat pesat. Secara fungsional Website digunakan untuk melakukan transaksi,
penyebaran informasi, maupun pencarian informasi. Website yang memiliki mesin
pencari informasi seperti altavista, google, yahoo, cuil, wolframalpha, dan
yang terbaru bing telah menjadi alternatif utama bagi masyarakat dalam mencari
berita atau informasi.
Secara teknologi, Website sampai saat ini memasuki generasi ke 3
yaitu Web 3.0 atau disebut semantic web yang meskipun masih dalam perdebatan
para analis dan peneliti untuk standarisasi.
Adapun generasi website yang sudah ada dan masih berjalan yaitu
Web 1.0 dan Web 2.0. Secara ringkas mengenai Web tersebut adalah sebagai
berikut :
Web 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan
revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri
dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini
secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang
sedikit interaktif namun cenderung pasif. Berbagai Website seperti situs berita
“cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis
ini.
Web 2.0
Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly
Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan
kolaborasi dan sharing informasi secara online.
Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai
berikut:
“Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang
disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu
percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada
platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi
yang
mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak
lagi pengguna aplikasi tersebut”
Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan
folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web
2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web.
Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi
Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
CSS (Cascading Style Sheets)
Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
Markup XHTML
Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
URL yang valid
Folksonomies
Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
XML Web-Service API
Web 3.0 / Semantic Web
Web 3.0 berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet.
Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan
broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak
bersifat on-demand. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan
teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer
mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Content web ditampilkan
tidak hanya dalam format bahasa manusia yang umum (natural language), tetapi
juga dalam format yang dapat dibaca dan digunakan oleh mesin (baca: software).
Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu
mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah.
Dengan demikian, unsur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI)
merupakan bagian penting pada Web 3.0 / Semantic Web, sehingga Web menjadi
semakin cerdas.
MANFAAT
SEMANTIC WEB
Adapun manfaat semantic web di sebuah perusahaan yaitu :
1. Pendukung keputusan
2. Pengembangan bisnis
3. Berbagi informasi dan pengetahuan
4. Administrasi dan automasi
Dapat diambil kesimpulan web
semantik merujuk kepada kemampuan
aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para
penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa
percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin.
Web semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut
yang berbeda pada suatu database.
Pengertian
Web Science
Pengertian
web science sejarah dan penjelasan web of science adalah merupakan Link yang
tersedia dari web suatu analisa science yang diakui atau ilmu yang dapat
dipakai dalam web yang dapat dijadikan tempat untuk mencari tahu semua tentang
ilmu pengetahuan untuk kita dapat mempelajarinya lagi.
Penting
bagi kita untuk mengetahui segala bentuk perkembangan yang terjadi di seluruh
belahan dunia, dengan adanya fasilitas internet yang mendukung, mudah bagi kita
untuk mencari kebutuhan yang ingin kita cari. Asal-usul dari Web science dapat
ditemukan dalam Penelitian Ilmu Web Science Research Initiative (WSRI) yang
didirikan pada tahun 2006.
Kegiatan
WSRI terfokus pada:
- Mengartikulasikan sebuah agenda
penelitian bagi komunitas ilmiah yang lebih luas
- Koordinasi pengembangan materi
pendidikan dan Ilmu Web kurikulum
- Terlibat dalam cara kepemimpinan
berpikir dibidang ini
Web
Science Trust adalah usaha bersama awalnya dimulai antara MIT
dan University
of Southampton untuk menjembatani dan merumuskan
aspek-aspek sosial dan teknis dari World Wide Web. Ini pertama kali diumumkan
di MIT pada tanggal 2 November 2006 sebagai Web Science Research Initiative
(WSRI), dan pada tahun 2009 diubah namanya menjadi web science trust. Tim
Berners-Lee memimpin program yang juga bertujuan untuk menarik dana pemerintah
dan swasta, dan sekarang terlibat dalam menciptakan sarjana yang baru lulus dan
kurikulum. Ilmu web mirip dengan gerakan ISchool, tetapi berfokus lebih
spesifik pada Web itu sendiri.
Bidang
ini meliputi:
- Trust and privacy
- Social Networks
- Collaboration
Konferensi
Web science pertama - disponsori sebagian oleh WSRI dan diadakan di Yunani pada
bulan Maret 2009. Konferensi ini meliputi berbagai bidang termasuk komputasi,
ilmu sosial, hukum, ekonomi, filosofi, psikologi.
Manfaat Web Science bagi
Dunia Pendidikan
Dengan adanya web science,
masyarakat pada umumnya dapat mengakses berbagai informasi yang berhubungan
dengan ilmu pengetahuan dengan lebih efektif dan efisien. web science ini lebih
menekankan dalam proses penyajian data yang berhubungan dengan penyajian
internet sehingga kita semua dapat mengambil sisi positif dari berbagai
perkembangan teknologi yang ada dan memanfaatkannya atau bahkan mengembangkannya
dengan sebaik-baiknya.Berikut merupakan kegunaan Web Science di dunia pendidikan:
- Library
- Media pembelajaran dilluar kelas
- Jurnal-jurnal terbaru menyangkut perkembangan IPTEK
- Media berkomunikasi dengan para kompeten dibidang IPTEK
Berikut merupakan bagan pembagian manfaat web science diberbagai bidang: